Apa Perbedaan Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Plus?

 

Perbedaan Premium Pertalite dan PertamaxMarahMerah.com – Sering terfikirkan sesaat kita akan melakukan pengisian bahan bakar kendaraan kita bahwa apakah yang cocok bahan bakar untuk kendaraan kita? premium, Pertalite, Pertamax atau pertamax plus. Dalam pemilihan bahan bakar ini sebenernya sudah terdapat pada buku manual standart yang didapatkan saat membeli kendaraan kita masing-masing. Biasanya terdapat informasi bahwa kendaraan yang anda beli sesuai di buku manual memakai informasi harus menggunakan nilai oktan tertentu.

Perbedaan Spesifik Bahan Bakar

Perbedaan bahan bakar premium, pertalite, pertamax, dan pertamax plus ini adalah tingkat oktan (RON) yang dimiliki dari masing masing jenis bahan bakar tersebut. Semakin tinggi nilai oktan ini maka sebaiknya semakin tinggi pula perbandingan kompresi yang harus dimiliki mesin tersebut. Sehingga sebaiknya sebelum kita melakukan pengisian bahan bakar alangkah baiknya mengetahui info oktan yang diberikan pada buku manual atau mengetahui nilai perbandingan kompresi yang dimiliki mesin kendaraan anda. Berikut ini di bawah daftar perbandingan nilai oktan bahan bakar menurut jenisnya.
Nilai Oktan

  1. Premium dengan nilai oktan 88 untuk kendaraan berkompresi antara 7:1 sampai 9:1
  2. Pertalite dengan nilai oktan 90 untuk kendaraan berkompresi 9:1 sampai 10:1
  3. Pertamax dengan nilai oktan 92 untuk kendaraan berkompresi antara 10:1 sampai 11:1
  4. Pertamax plus dengan oktan 95 untuk kendaraan berkompresi antara 11:1 keatas
  5. Pertamax Turbo dengan oktan 98 untuk kendaraan kerkompresi antara 11:1 keatas

Baca Juga: Tips dan Cara Merawat Mobil yang Baik dan Benar

Dengan Perbandingan diatas dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai oktan maka idealnya digunakan untuk mesin yang mempunyai kompresi tinggi. Karena semakin tinggi nilai oktan maka bahan bakar memiliki titik bakar yang lebih tinggi sehingga di butuhkan kompresi yang tinggi supaya mudah terbakar. Nilai oktan tinggi juga memiliki penguapan yang rendah (penguapan rendah) jika dengan mesin berkompresi rendah dan menggunakan bahan bakar yang beroktan tinggi, selain akan terjadi knocking atau detonasi dan bahan bakar gagal terbakar, maka akan mengakhibatkan kerak yang menumpuk pada ruang bakar karena terjadi pembakaran yang tidak sempurna.

Akibat Pemakaian Bahan Bakar dengan tidak sesuai Nilai Oktan

Banyak diantara orang-orang yang beranggapan bahwa menggunakan bahan bakar yang memiliki nilai oktan tinggi akan lebih bagus, kesalahan pemahaman ini banyak terjadi. Faktanya jika anda menggunakan bahan bakar tidak sesuai ketentuan pabrikan kendaraan yang anda beli hasilnya akan membuat kendaraan anda tidak bekerja dengan sempurna, pembakaran yang terjadi tidak sempurna. Maka penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai ini akan mengakhibatkan kerusakan terutama pada bagian piston, banyak kejadian piston berlubang karena sering menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai sehingga mesin sering terjadi knocking atau detonasi yang parah.

Baca Juga: Rincian Apa yang Harus Anda Berikan Untuk Harga Asuransi Mobil

Kesimpulan

Biasanya Untuk kategori kendaraan dengan menggunakan perbandingan kompresi yang tinggi digunakan oleh kendaraan mewah atau kendaraan tipe sport, untuk kendaraan kelas menengah biasanya menggunakan perbandingan kompresi antara 10:1 sampai 11:1 yang cocok dengan menggunakan pertamax. Sedangkan untuk kendaraan ekonomis atau menengah kebawah biasanya menggunakan mesin berkompresi rendah sehingga dapat menggunakan pertalite atau premium. Rata-rata mobil yang beredar di Indonesia pada umumnya menggunakan konsumsi bbm dengan RON 90-92.

Demikian bahasan kali ini mengenai perbedaan Perbedaan Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Plus semoga informatif dan membuka pikiran anda supaya tidak salah pilih memberikan bahan bakar kendaraan anda dan supaya mesin selalu terjaga awet dan nyaman untuk di kendarai.