Hubungan RON dan Rasio Kompresi Mobil Untuk BBM | MarahmeraH.Com

Hubungan RON dan Rasio Kompresi Mobil Untuk BBM

RON

BBM Yang Tepat Untuk RON dan Rasio Kompresi Mobil di Indonesia

Pada kesempatan kali ini Marahmerah.Com akan mengulas tentang hubungan RON dengan Rasio kompresi mobil. Dengan pengetahuan ini diharapkan masyarakat Indonesia akan mengerti akan pemilihan bahan bakar yang tepat untuk kendaraannya. Karena saat ini ada perbedaan premium, pertalite, pertamax dan pertamax plus untuk mesin bensin kemudian solar dan PERTAMINA dex untuk mesin diesel.

RON adalah research octane number, banyak orang yang menyebut dengan sebutan nilai oktan. Nilai oktan disini berbeda-beda dari setiap tipe bahan bakar yang beredar di seluruh dunia. Hubungannya dengan mesin adalah semakin tinggi kompresi mesin kendaraan maka akan membutuhkan nilai RON atau nilai oktan yang tinggi juga. Hal ini di karenakan supaya tidak terjadi knocking atau pembakaran sisa yang terjadi diruang bakar mesin. Pembakaran yang sempurna akan terjadi jika bahan bakar yang di ruang bakar akan seluruhnya terbakar pada saat di titik pembakaran. Artinya sekali siklus pembakaran akan seluruhnya habis terbakar dan tidak ada sisa.

Untuk mendapatkan pembakaran saat yang tepat dan sempurna maka dibutuhkan nilai oktan yang dapat menyesuaikan kompresi mesin. Sebagai contoh dengan kompresi yang sangat tinggi, di angka 12:1 maka wajib menggunakan Pertamax plus. Untuk lebih detail kita lihat daftar Kompresi dan Ron yang di perlukan.

RON

Daftar Ron dan Rasio Kompresi Mobil

SUZUKI
MobilRasio Kompresi
APV9.0:1
Karimun8.8:1
Katana8.8:1
Carry 1.58.95:1
Carry 1:38.95:1
Carry 1.09.0:1
Swift9.5:1
Drand Escudo EL-79.5:1
Escudo 2.09.3:1
Escudo 1.69.5:1
Baleno9.5:1
Aerio9.5:1
Esteem9.5:1
Grand Vitara10.5:1
SX-410.5:1
BMW
BMW M6010.0:1
BMW M5211.0:1 
BMW 318i10.2:1
BMW 32i10.5:1
Toyota
Kijang 19959.0:1
Kijang Kapsul9.0:1
Camry9.6:1
Kijang Innova9.8:1
Kijang Innova 2.79.7:1
Kijang 1486cc9.3:1
Corolla10.1:1
Great Corolla9.5:1
TwinCam9.5:1
Corona Absolut9.5:1
Starlet XL 1000cc9.3:1
Starlet SE 1300cc9.5:1
Camry 3.510.8:1
Camry 2.410.5:1
Yaris10.5:1
Corolla 2000-200711:1
Avanza11:1
Daihatsu
Terios10:1
Sirion10:1
Ceria9.5:1
Xenia EJ (vvti)11:1
Nissan
Terano8.3:1
X-Trail 2.09.9:1
X-Trail St/stt/Xt/4×49.5:1
Teana9.8:1
Serena 9.9:1
Latio9.9:1
Livina9.9:1
Sentra Genesis9.3:1
Cefiro9.5:1
Murano 200710.3:1
Skyline V3611:1
Livina 1.5L10.5:1
Honda
Stream 1.7L10.5:1
Stream 2.0L9.5:1
CR-V 20079.4:1
New Odyssey9.7:1
Accord Vti/Vti-L9.3:1
New Civic 1.8L9.6:1
New Civic 2.0L9.6:1
Accord 20079.7:1
Accordd 20069.7:1
Odyssey10:1
City Tipe Z9.6:1
Jazz Idsi10.4:1
Jazz VTec10.1:1
City Idsi10.5:1
City Vtec10.1:1
Honda S200010.1:1
Marcedes-Benz
Mercy G559.0:1
Mercy W1249.2:1
Mercy C23010.7:1
Mercy L55010.7:1
Mercy E35010.7:1
Mercy C28011.1:1
Mercy C35010.7:1
Mercy GL45010.7:1
Mercy S55010.7:1
KIA
Timor SOHC9.0:1
Timor DOHC9.8:1
Carens II9.5:1
Picanto10:1
Mitsubishi
Etherna SOHC8.5:1
Etherna DOHC9.8:1
Grandis 20079.5:1
Chariot Grandis 199811.5:1
Lancer 4G9310.5:1
Lancer 4G6710.5:1

Dalam daftar Rasio Kompresi diatas memang tidak lengkap untuk unit unit baru, mungkin sebagai literature saja. Untuk mobil yang baru anda dapat menemukan di brosue spesifikasi sebelum anda membelinya. Setelah anda mempunyai spesifikasi rasio untuk kendaraan anda pastikan anda dapat memilih bahan bakar sesui RON atau nilai oktan yang sesuai. Agar anda tidak salah dalam pemilihan bahan bakar sesuai dengan nilai oktan maka lihat daftar di bawah ini.

Daftar Rasio Kompresi dan Nilai RON (nilai oktan) yang di perlukan

Rasio Kompresi 5:1Maksimum Ron 72
Rasio Kompresi 6:1Maksimum Ron 81
Rasio Kompresi 7:1Maksimum 87
Rasio Kompresi 8:1Ron 87-92
Rasio Kompresi 9:1Ron 92-96
Rasio Kompresi 10:1Ron 96-100
Rasio Kompresi 11:1Ron 96-102
Rasio Kompresi 12:1Ron 100-108

Dalam daftar diatas memberikan informasi bahwa setiap rasio kompresi kendaraan berbeda-beda tergantung riset saat menciptakannya. dan nilai ini sangat mempengaruhi untuk penggunaan bahan bakar agar terjadi pembakaran yang sempurna dan tidak knocking. Untuk itu pemilihan bahan bakar sangatlah penting sebernarnya untuk kendaraan. yang masing masing memiliki nilai tertentu.

Akhibat Penggunaan Bahan bakar yang tidak Sesuai dengan RON

Dalam penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan RON atau nilai oktan suatu bahan bakar, pada umumnya terdapat dua akhibat yang akan di timbulkan, yakni:

  1. Dampak Ringan : Terjadi penurunan performa kendaraan yang menjadi kurang responsive karenapembakaran tidak akan sesuai dengan semestinya. Pastinya bahan bakar akan lebih boros.
  2. Dampak Berat : Akan terjadi knocking atau suara nglitik dan lama kelamaan akan terjadi kerusakan pada ruang bakar, bias terjadi kemungkinan piston pecah dan sebagainya. Gak kebayang kan akan sangat merogoh kocek kantong anda jika hal ini terjadi.

Kesimpulan

Penggunaan bahan bakar pada kendaraan hendaknya menyesuaikan rasio kompresi dengan nilai RON atau Nilai Oktan yang di tentukan. Selain kendaraan akan bekerja dengan baik dan maksimal, mendapatkan akselerasi yang mantap, juga akan membantu dalam pemeliharaan komponen mesin secara tidak langsung. Sayangi dan rawat mobl anda mulai dari bahan bakar, karena kendaraan yang baik dan normal akan mengantarkan anda dengan nyaman.