Langkah Mengganti Air Radiator Dengan Coolant Yang Benar

Otomotif Trick

by MarahmeraH 21132 views

Langkah Mengganti Air Radiator Dengan Coolant Yang Benar Langkah Mengganti Air Radiator Dengan Coolant - Ingin mengganti air radiator dengan coolant yang sebelumnya menggunakan air biasa, perhatikan hal ini. Penggantian yang benar dan maksimal hendaknya menguras air biasa atau air kran benar benar bersih. Beginilah cara kurasnya. Banyak diantara kaum otolover yang menggunakan air biasa bahkan air kran untuk mengisi air radiatornya. Ada…

Langkah Mengganti Air Radiator Dengan Coolant - Ingin mengganti air radiator dengan coolant yang sebelumnya menggunakan air biasa, perhatikan hal ini. Penggantian yang benar dan maksimal hendaknya menguras air biasa atau air kran benar benar bersih. Beginilah cara kurasnya.

Banyak diantara kaum otolover yang menggunakan air biasa bahkan air kran untuk mengisi air radiatornya. Ada juga yang bebrapa diantaranya mengisi radiator atau menambahnya dengan air biasa tanpa mengurasnya terlebih dahulu. Hal ini boleh dilakukan jika keadaan terdesak, akan tetapi wajib segera mengurasnya memiliki waktu luang. Pengisian radiator dengan air biasa adalah sesuatu kesalahan yang fatal, karena air ini mengandung mineral, seperti mangan, zat besi dan kapur yang dapat menimbulkan deposit dan bersifat korosif yang akan menimbulkan karat khususnya pada kepala silinder dan block silinder.

Sebaiknya anda kembali menggunakan radiator coolant yang disarankan sesuai buku pedoman atau manual book. Hal ini untuk menghindari water jacket, kepala silinder, dan saluran air maupun pompa air di mesin terbebas dari karat.

Radiator Coolant memiliki kandungan  ethylene glycol yang memiliki titik didih lebih tinggi dari air biasa dan mampu menghindari karat serta membantu melumasi komponen bergerak yang berhubungan dengan air pendingin seperti water pump, dan merawat komponen seperti thermostat sistem pendingin di dalam mesin.

Lalu, Bagaimana Langkah Mengganti Air Radiator Dengan Coolant Yang Benar?

Sesegera mungkin mengganti Air radiator dengan Coolant Radiator. Dengan demikian akan mengurangi kemungkinan akan cepat mengalami korosi pada mesin anda. Jika akan mengganti air radiator dengan Coolant Radiator lakukan pengurasan dengan baik. Jika tidak memungkinkan untuk membersihkan sisa air yang ada di dalam Water Jacket gunakan sistem Vacum. Atau dengan cara pengisian coolant dengan concentrate ethylene glycol yang lebih tinggi dari coolant biasanya, supaya air yang tidak seluruhnya keluar bercampur dengan kandungan ethylene glycol yang lebih tinggi tersebut.

Jika anda langsung menambahkan dengan coolant sebeleum melakukan langkah diatas maka yang terjadi adalah concentrate ethylene glycol yang harusnya 33% akan bercampur air sisa yang ada di dalam mesin tersebut.

“Pergunakan dahulu concentrate coolant ini hingga jadwal penggantian radiator coolant selanjutnya, atau pada 30.000 km selanjutnya. Baru pada saat itu radiator diisi dengan radiator coolant biasa,”

Baca Juga: Perbandingan Radiator Aluminium dan Tembaga