Penyebab Mesin Overheat atau Cepat Panas

Penyebab Mesin Overheat
Loading...

 

Penyebab Mesin Overheat

Penyebab Mesin Overheat atau Cepat Panas – Mesin merupakan komponen utama mobil untuk menghasilkan tenaga pembakaran yang akan di teruskan menjadi energi putar. Jika mesin mengalami kerusakan fatal maka seluruh komponen mekanik lainnya tidak akan bekerja dengan semestinya, bahkan energi putar yang akan di hasilkan untuk memutarkan roda tidak akan bekerja.

Mesin khususnya mesin mobil harus mendapatkan perawatan berkala yang baik , dengan proses pembakaran yang terjadi di dalam mesin akan menghasilkan panas karena terjadi gesekan antara komponen satu dengan yang lainya, mobil yang sudah berumur akan rentan memanas karena sistem kerja komponen lainya tidak bekerja dengan baik khususnya pada sistem pendingin mesin jika sistem pendingin mesin tidak dapat bekerja mendinginkan mesin secara baik akan meningkatkan suhu mesin dan melampaui batas sebelum akhirnya malfungsi.

Jika menghiraukan perawatan berkala yang baik tentu saja anda akan menemukan dimana saat berkendara mesin overheat, keadaan ini akan membuat anda stress dan cemas. Dalam kondisi tersebut, siapa pun berharap mobil tidak mogok dan suhu pada mesin tetap terjaga agar mesin mobil anda tidak panas. Anda tidak perlu khawatir jika itu belum terjadi karena kamu bisa mengatasinya dan mengerti lebih awal bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab Mesin Overheat atau Cepat Panas

1. Tutup Radiator Rusak atau tutup Tidak Sesuai Spesifikasi Kendaraan

Radiator cap atau radiator sangat berperan penting pada sistem pendingin mesin yakni radiator, tutup radiator yang sudah rusak atau tidak sesuai spesifikasi tidak akan mampu lagi mengatur tekanan di dalam radiator ini sepele tentang tutup radiator akan tetapi efeknya sangat besar, tutup radiator yang sudah lemah atau rusak pun bisa menjadi Penyebab Mesin Overheat.

Karena jika tutup radiator tidak bekerja dengan semestinya akan mebuat tekanan pada radiator terlalu tinggi atau jika ukuranya tidak sesuai dengan spesifikasi maka sebelum waktunya membuka valvenya maka air dalam radiator akan keluar melalui selang sirkulasi dan tabung reservoir radiator akan membludak, dan air di dalam radiator akan berkurang.

Begitu juga sebaliknya jika sesudah waktunya valve tutup radiator tidak membuka pada waktunya maka preasure pada radiator akan naik, bisa memungkinkan cover tank atas akan jebol. Hal seperti ini yang akan membuat suhu meain cepat panas yang menyebabkan mesin mobil anda mengalami overheat karena sirkulasi coolant tidak bagus sehingga sistem pendingin radiator tidak bekerja dengan baik.

2. Motor Fan Rusak atau Mati

Untuk mendinginkan radiator yang terdapat sirkulasi coolant perlu bantuan hembusan udara supaya proses pendinginan berjalan dengan baik nah dengan adanya fan hang bekerja dengan baik maka sistem pendinginan pada radiator pun berjalan dengan sempurna.

Jika motor fan rusak atau mati, maka aliran udara yang mendinginkan coolant pada radiator akan tidak akan terjadi dengan baik bjanya mengandalkan hembusan udara dari luar saja dan itu tidak cukup. Pastinya, yang terjadi adalah suhu mesin akan panas karena coolant tidak mampu mendinginkan suhu mesin dengan sempurna. Dan hal paling buruk uanh akan terjadi adalah temperatur di ruang bakar akan panas dan pastinya akan menjadi penyebab mesin overheat.

Baca Juga: Cara Menjaga Kondisi Kendaraan Agar Selalu Prima

3. Air radiator (Coolant) kurang atau habis

Air radiator merupakan zat yang paling penting untuk mendinginkan mesin. Sistem pendinginan ini dengan cara air disirkulasikan dan di dinginkan dengan hembusan udara Kipas fan. Air radiator bisa habis karena pada dasarnya mengalami penguapan yang diakibatkan suhu mesin yang panas.

Loading...

Akibat suhu mesin yang panas dan komponen yang melindungi air ini tidak bekerja dengan baik maka air radiator akan mengalami proses penguapan lebih cepat. Biasanya ini terjadi pada mobil yang sudah berumur yang memiliki perawatan berkala yang kurang baik. Dengan kurangnya air rafiator ini maka akan menyebabkan sistem sirkulasi air radiator di radiator tidak bekerja maksimal. Jika air radiator menjadi sangat kurang, atau bahkan habis, maka suhu di mesin tidak akan bisa didinginkan dengan baik dan terjadilah mesin overheat.

4. Radiator bocor

Periksa bagian seluruh radiator apakah ada terjadi rembesan atau tidak. Jangan menyepelekan walaupun terjadi rembesan kecil pada radiator karena ini sangat fatal. Beberapa radiator adayang bisa di service, contohnya radiator tembaga, mengapa? Karena radiator jenis ini juka bocor bisa di tambal berbeda dengan radiator aluminium. Radiator bocor umumnya disebabkan oleh korosi pada kisi-kisi radiator.

Ini bisa terjadi karena radiator diisi dengan air radiator yang kurang berkualitas atau bahkan menggunakan air biasa coolant yang baik. Karena kandungan oksigen dalam air yang kurang berkualitas bertemu dengan logam akan memicu terjadinya reaksi kimia yang mengakibatkan korosi. Korosi ini yang biasanya menjadi momok pada radiator, radiator bisa terkikis karena korosi sehingha terjadilah kebocoran.

Jika radiator mengalami kebocoran, coolant yang berfungsi untuk mendinginkan mesin akan terbuang. Jika hal ini terjadi lama kelamaan tidak akan mampu mendinginkan suhu mesin. Jika hal ini dibiarkan maka dengan cepat suhu mesin akan naik dan terjadi overheat.

5. Oli Mesin Kurang Atau telat Menggantinya

Oli Pelumas Mesin Kurang atau telat ganti oli mobil juga bias menjadi Penyebab Mesin Overheat. Kasus ini biasanya terjadi pada mobil yang sudah mempunyai umur. Selalu cek oli mesin anda karena kalo berkurang banyak, oli mesin tidak akan memberikan pelumasan kepada mesin dengan maksimal. Akhibatnya yang terjadi adalah gesekan antara komponen menjadi lebih.  Dengan gesekan yang berlebih akhirnya panas yang ditimbulkan oleh mesin pun akan berlebih pula.

Oli mesin dapat berkurang biasanya jika beberapa komponen mesin ada yang sudah aus. Contohnya ring piston sudah tidak bagus, juga bisa dari seal klep yang sudah rusak, akhibatnya oli akan bocor ke ruang bakar.  Jika demikian lama kelamaan oli akan berkurang. Indikasi ini bisa di lihat di knalpot yang saat mobil dinyalakan berasap putih.

6. Thermostat tidak bekerja dengan baik

Thermostat adalah suatu komponen yang akan menjaga suhu mesin berada di titik tertentu yakni antara 80-90 derajat celcius. Thermostat terpasang pada system sirkulasi radiator didalam mesin.  Thermostat ini yang menjaga sebelum titik panas yang di tentukan katup thermostat tidak akan membuka dan akan membuka jika suhu sudah mencapai 80-90 derajat celcius.

Ini di fungsikan karena pembakaran yang sempurna memiliki syarat temperature ruang bakar pada titik panas diantara 90an derajat celcius. Dengan demikian jika thermostat rusak maka system pembukaan otomatisnya tidak akan bekerja atau mungkin tudak membuka pada titik panas yang di tentukan. jika demikian maka suhu mesin akan memiliki panas berlebih yang akan menjadi penyebab mesin Overheat.

7. Water Pump Rusak

Water Pump berfungsi untuk memompa menekan air radiator supaya bersirkulasi ke dalam system pendingin. Jika water pump ini rusak tidak bekerja dengan baik maka sirkulasi air radiator akan terganggu dan tidak akan bisa  didinginkan dengan baik. Dengan demikian system pendinginan mesin tidak akan bekerja maksimal yang terjadi adalah mesin akan cepat panas bahkan akan overheat. Kondisi seperti ini juga bisa menjadi Penyebab Mesin Mobil Mati Mendadak. 

Baca Juga: Ingin membeli mobil bekas? Lakukan panduan ini dulu

Sekiam ulasan mengenai beberapa penyebab mesin overheat. Semoga bermanfaat dan untuk mencegah mesin overheat, Lakukan perawatan berkala mobil anda secara teratur. Jangan tunggu sampai terlambat sehingga akan merogoh kantong makin besar. Salam otomotif.

Loading...