Pilih Pakai Coolant atau Air biasa untuk Radiator?

Pilih Pakai Coolant atau Air biasa untuk Radiator?

Coolant vs Air Biasa
Coolant vs Air Biasa

Coolant vs Air Biasa

Haruskah Radiator Menggunakan Coolant?

Pilih Pakai Coolant atau Air biasa untuk Radiator – Radiator atau sistem pendingin kendaraan sangatlah penting. Namun apakah lebih baik pilih coolant atau air biasa untuk mengisi radiator?. Kendaraan bermotor merupakan alat pembantu kita untuk melakukan aktivitas bepergian jarak dekat maupun jarak jauh.

Pada kendaraan ini terdapat beberapa komponen dan sistem yang melengkapinya. Salah satu yang paling penting adalah sistem pendingin mesin untuk untuk melindungi mesin terhadap panas yang berlebih akibat proses pembakaran untuk menghasilkan tenaga gerak.

Sebarapa Pentingkah Air Radiator?

Air radiator merupakan hal yang sangat penting untuk membantu menjaga suhu mesin agar tetap terjaga pada suhu yang di tentukan. Cairan ini bekerja bersirkulasi kedalam sistem yang di bantu oleh pompa atau waterpump. Cairan ini akan bersirkulasi melewati thermostat, ke bagian silinder blok (water jacket) juga melewati kepala silinder, dan akan kembali lagi ke thermostat.

Om Uut, Kepala mekanik MSPEED menjelaskan bahwa Pada sistem ini air biasa tidak akan mampu untuk mendinginkan suhu mesin semaksimal Coolant. Karena cairan ini sudah di rancang dengan berbagai proses dan bahan tambahan yang akan sanggup mendinginkan dan menjaga suhu mesin, juga berfungsi untuk menahan korosi.

Bagus mana? Coolant atau Air Biasa

Selama ini banyak pro kontra yang menganggap bahwa pengisian radiator, menggunakan air biasa, air ac, bahkan ada yang menggunakan air destilasi. Dalam hal ini sering di Pilih Pakai Coolant atau Air biasa untuk Radiator? Pilih Pakai Coolant atau Air biasa untuk Radiator? banyak yang selama ini telah salah untuk memahami penggunaan air pendingin mesin pada sistem pendingin.

Dalam hal ini bisa kita lihatĀ  air radiator memiliki titik didih lebih rendah dari pada Coolant. Artinya dalam suhu tertentu proses penguapan akan lebih cepat air biasa dibanding dengan Coolant.

Apa Saja yang Terkandung Dalam Cairan Coolant

Coolant radiator juga memiliki keunggulan anti beku ada yang sampai -5 derajat karena di proses dengan campuran bahan kimia yaitu etilen glikol.

Etilen Glicol ini digunakanĀ  Coolant untuk meningkatkan laju perpindahan panas dan koefisien perpindahan panas konveksi rata – rata pada cairan ini. Selanjutnya penambahan etilen glikol akan meningkatkan penurunan tekanan di sisi Coolant. Sehingga Coolant akan lebih baik dari air biasa untuk melepas panas.

Baca Juga: Penyebab Air Radiator Cepat Habis

Mengapa Menggunakan Air Biasa Kurang di Anjurkan Untuk Radiator

Sedangkan jika menggunakan air biasa, selain akan terdapat mineral, akan menghasilkan pengapuran dalam jangka waktu tertentu, juga akan menyebabkan terjadinya korosi pada blok silinder . Pengalaman saya menggunakan air biasa pada radiator adalah selain radiator akan cepat kotor bahkan terjadi mampet juga akan cepat menghancurkan packing silinder dan yang lainya yang akan menjadi penyebab mesin overheat.

Selain itu air biasa memiliki titi didih yang lebih rendah dari pada Coolant, yaitu hanya 100 derajat. Penguapan air akan cenderung terjadi lebih cepat jika suhu mesin sangat tinggi sehingga tekanan pada radiator pun akan bertambah. Sehingga selain memiliki nilai titik didih lebih tinggi juga memiliki nilai titik beku yang lebih rendah hingga -5 derajat yang artinya jika berada di lingkungan yang super dingin air radiator ini tidak akan cepat membeku.

Baca Juga: Radiator Aluminium Vs Tembaga? Bagus Mana?

Kesimpulan

Pilihan Menggunakan Cairan pada radiator memang tergantung pemilik kendaran. Akan tetapi pastinya kendaraan akan lebih awet dan bertahan jika sistem pendingin mesin bekerja dengan maksimal. Saran yang paling tepat dengan menggunakan Coolant untuk mengisi radiator patut untuk dilakukan sebagai pemilik kendaraan yang ba