SISTEM SFI > Sirkuit kontrol pompa bahan bakar Toyota AVANZA & XENIA

Pemeriksaan Konektor ECM
Loading...

Service Manual Toyota & Avanza – Setelah sebelumnya tulisan ini membahas bagaimana cara membongkar Throttle Body toyota Avanza dan Xenia, kali ini Marah Merah akan membahas tentang sirkuit kontrol pompa bahan bakar Toyota Avanza dan Xenia, kita simak pembahasan berikut ini.

PENJELASAN

Pada saat mesin diputar, aliran arus dari terminal ST2 switch pengapian ke terminal STA pada ECM (sinyal STA).
Pada saat sinyal STA, N1 dan N2 menjadi input ke ECM, transistor (Tr) menjadi ON, arus mengalir ke koil pada relay F/P (fuel pump), switch relay menjadi ON, dan arus mengalir ke pompa bahan bakar. Pompa bahan bakar kemudian bekerja.
Selama sinyal N1 dan N2 dihasilkan (mesin hidup), ECM tetap menjaga agar Tr ON (relay pompa bahan bakar ON) dan pompa bahan bakar tetap bekerja.

Sirkuit kontrol pompa bahan bakar

WIRING DIAGRAM

Sirkuit kontrol pompa bahan bakar 1

PROSEDUR PEMERIKSAAN

1.PERIKSA CARA KERJA POMPA BAHAN BAKAR

  1. Hidupkan Mesin.
  2. Periksa bahwa peredam pulsa bahan bakar itu menekan sekrup-nya.
    Standar:Peredam pulsa bahan bakar menekan sekrup-nya.
    PETUNJUK:
    1. Setelah mesin dihidupkan, periksa bahwa terjadi suara kerja pompa bahan bakar.
    2. Pompa bahan bakar dapat dioperasikan dengan melakukan Active Test.

2.PERIKSA SIRKUIT SUMBER DAYA ECM

Konektor ECM
  1. Putar switch pengapian ke ON.
  2. Ukur voltase antara terminal pada konektor E8 ECM.

Voltage standar:

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
+B1 (E8-7) – E1 (E8-29)11 sampai 14 V

Jika tidak sesuai dengan spesifikasi diatas
PERBAIKI ATAU GANTI SIRKUIT POWER SOURCE ECM

3.PERIKSA RELAY POMPA BAHAN BAKAR (F/P RELAY)

Wiring Relay Pompa Bahan Bakar
  1. Lepas relay F/P dari kotak fuse.
  2. Periksa tahanan relay F/P.
  3.  

Tahanan standar:

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
3 – 510 kΩ atau lebih tinggi
3 – 5Di bawah 1 Ω
(Berikan voltase baterai ke terminal 1 dan 2)

3. Pasang kembali relay F/P.

Jika Relay tidak bekerja atau tidak sesuai dengan ukuran di atas maka GANTI RELAY FUEL PUMP

4.PERIKSA ECM (FC VOLTAGE)

Pemeriksaan Kinerja ECM
  1. Putar switch pengapian ke ON.
  2. Ukur voltase antara terminal-terminal konektor E8, E9 ECM

Voltage standar:

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
Tanpa sensor oksigen belakang (sensor 2), tanpa sistem engine immobiliser:
FC1 (E10-22) – E01 (E8-3)

11 sampai 14 V
Dengan sensor oksigen belakang (sensor 2):
FC2 (E10-21) – E01 (E8-3)

11 sampai 14 V
Tanpa sensor oksigen belakang (sensor 2), dengan sistem engine immobiliser:
FC3 (E10-16) – E01 (E8-3)

11 sampai 14 V

PETUNJUK:

Pompa bahan bakar bekerja selama 2 detik setelah switch pengapian telah diputar ke ON. Jika switch pengapian telah diputar ke ON dengan terminal EFIT (DLC3) ON, pompa bahan bakar bekerja selama 8 detik. Voltase antara FC dan E01 berkurang di bawah 2V dalam dua kasus ini.

5.PERIKSA HARNESS DAN KONEKTOR (ECM- RELAY F/P)

Pemeriksaan Konektor ECM
  1. Lepaskan konektor E10 ECM.
  2. Lepas relay F/P dari kotak fuse.
  3. Periksa tahanan antara wire harness sisi konektor.
    Standar tahanan (Periksa keadaan open):

Standar tahanan (Periksa keadaan open):

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
Tanpa sensor oksigen belakang (sensor 2), tanpa sistem engine immobiliser:
FC1 (E10-22) – Relay F/P (1)

Di bawah 1 Ω
Dengan sensor oksigen belakang (sensor 2):
FC2 (E10-21) – Relay F/P (1)

Di bawah 1 Ω
Tanpa sensor oksigen belakang (sensor 2), dengan sistem engine immobiliser:
FC3 (E10-16) – Relay F/P (1)

Di bawah 1 Ω

Standar tahanan (Periksa keadaan short):

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
Tanpa sensor oksigen belakang (sensor 2), tanpa sistem engine immobiliser:
FC1 (E10-22) atau relay F/P (1) – Masa bodi
10 kΩ atau lebih tinggi
Dengan sensor oksigen belakang (sensor 2):
FC2 (E10-21) atau relay F/P (1) -Masa bodi
10 kΩ atau lebih tinggi
Tanpa sensor oksigen belakang (sensor 2), dengan sistem engine immobiliser:
FC3 (E10-16) atau relay F/P (1) – Masa bodi
10 kΩ atau lebih tinggi
  1. Hubungkan kembali konektor ECM.
  2. Pasang kembali relay F/P.

Jika Masih tidak bekerja PERBAIKI ATAU GANTI HARNESS ATAU KONEKTOR

6.PERIKSA POMPA BAHAN BAKAR ASSEMBLY

Pemeriksaan Konektor Pompa Bahan Bakar
  1. Lepaskan konektor F15 atau F18 pompa bahan bakar.
  2. Ukur tahanan pompa bahan bakar.

Tahanan standar:

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
Tanpa thermistor:
3 – 4
0,2 sampai 3,0 Ω pada 20°C (68°F)
Dengan thermistor:
4 – 5
0,2 sampai 3,0 Ω pada 20°C (68°F)

3. Hubungkan kembali konektor fuel pump

Jika tidak sesuai dengan hasil pengecekan GANTI POMPA BAHAN BAKAR ASSEMBLY

Loading...

7.PERIKSA HARNESS DAN KONEKTOR (RELAY F/P- POMPA BAHAN BAKAR)

Pemeriksaan Konektor Pompa Bahan Bakar
  1. Lepas relay F/P dari kotak fuse.
  2. Lepaskan konektor F15 atau F18 pompa bahan bakar.
  3. Periksa tahanan.

Standar tahanan (Periksa keadaan open):

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
Tanpa thermistor:
Relay F/P (5) – Pompa bahan bakar (F15-3)
Di bawah 1 Ω
Dengan thermistor:
Relay F/P (5) – Pompa bahan bakar(F18-4)
Di bawah 1 Ω

Standar tahanan (Periksa keadaan short):

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
Tanpa thermistor:
Relay F/P (5) atau Pompa bahan bakar (F15-3) – Masa bodi
10 kΩ atau lebih tinggi
Dengan thermistor:
Relay F/P (5) atau Pompa bahan bakar (F18-4) – Masa bodi
10 kΩ atau lebih tinggi
  1. Hubungkan kembali konektor fuel pump
  2. Pasang kembali relay F/P.

Jika terdapat kendala coba
PERBAIKI ATAU GANTI HARNESS ATAU KONEKTOR

8.PERIKSA HARNESS DAN KONEKTOR (POMPA BAHAN BAKAR – MASA BODI)

Pemeriksaan Harness dan Konektor Pompa Bahan Bakar
  1. Lepaskan konektor F15 atau F18 pompa bahan bakar.
  2. Periksa tahanan.

Standar tahanan (Periksa keadaan open):

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
Tanpa thermistor:
Fuel pump (F15-4) – Bodi masa
Di bawah 1 Ω
Dengan thermistor:
Fuel pump (F18-5) – Bodi masa
Di bawah 1 Ω

3. Hubungkan kembali konektor fuel pump

Jika terdapat kendala coba
PERBAIKI ATAU GANTI HARNESS ATAU KONEKTOR

9.PERIKSA HARNESS DAN KONEKTOR (RELAY F/P- RELAY EFI)

Pemeriksaan Harness dan Konektor
  1. Lepas relay F/P dari kotak fuse.
  2. Lepas relay EFI dari kotak fuse.
  3. Periksa tahanan.

Standar tahanan (Periksa keadaan open):

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
Relay F/P (3) – Relay EFI (5)Di bawah 1 Ω
Relay F/P (2) – Relay EFI (2)Di bawah 1 Ω

Standar tahanan (Periksa keadaan short):

Hubungan TesterKondisi spesifikasi
Relay F/P (3) atau relay EFI (5) – Masa bodi10 kΩ atau lebih tinggi
Relay F/P (2) atau relay EFI (2) – Masa bodi10 kΩ atau lebih tinggi

4. Pasang kembali relay F/P.

5. Pasang kembali relay EFI.

PERHATIAN:Jangan memasukkan tester probes secara paksa, karena dapat merusak konektor relay.

Jika terdapat kendala coba
PERBAIKI ATAU GANTI HARNESS ATAU KONEKTOR

 

Demikian Ulasan Mengenai Sirkuit kontrol pompa bahan bakar Toyota AVANZA & XENIA semoga dapat membantu dan Bermanfaat, Salam Otomotif…

Loading...